, , , ,

3.836 Pencari Kerja Antusias Ikuti Gebyar Rekrutmen Tangerang, 1.267 Lowongan Dibuka

TANGERANG – Sebanyak 3.836 pencari kerja antusias mengikuti Gebyar Rekrutmen Kerja Kota Tangerang yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di Tangerang Convention Center (TCC), Cimone, Kecamatan Karawaci, pada 21–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan 25 perusahaan dengan menyediakan 1.267 lowongan kerja untuk 99 jabatan, sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran. Melalui program…

TANGERANG – Sebanyak 3.836 pencari kerja antusias mengikuti Gebyar Rekrutmen Kerja Kota Tangerang yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di Tangerang Convention Center (TCC), Cimone, Kecamatan Karawaci, pada 21–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan 25 perusahaan dengan menyediakan 1.267 lowongan kerja untuk 99 jabatan, sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran.

Melalui program unggulan “Gampang Kerja”, para pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, mulai lulusan sekolah dasar (SD) hingga sarjana strata satu (S1), memperoleh kesempatan mengikuti proses seleksi secara langsung. Tes dan wawancara dilaksanakan di lokasi kegiatan agar proses rekrutmen berjalan lebih terbuka, praktis, dan memberikan kepastian kepada pelamar.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, perluasan kesempatan kerja menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha agar kebutuhan tenaga kerja perusahaan dapat dipenuhi, sementara masyarakat memiliki akses lebih luas untuk mendapatkan pekerjaan.

“Pemerintah terus melakukan langkah-langkah dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program. Salah satunya dengan membuka lapangan kerja melalui kegiatan open recruitment,” ujar Sachrudin seusai membuka Gebyar Rekrutmen 2026 di TCC Cimone, Rabu (21/10/2026).

Sachrudin menjelaskan, mekanisme open recruitment berbeda dengan bursa kerja atau job fair. Dalam kegiatan job fair, pencari kerja umumnya mengajukan lamaran kepada perusahaan yang membuka lowongan. Sementara itu, dalam open recruitment, pelamar yang memenuhi persyaratan awal dipanggil untuk mengikuti tahapan tes secara langsung. Hasil seleksi bahkan dapat diumumkan pada hari yang sama, bergantung pada proses dan kebijakan perusahaan.

Berdasarkan pengamatannya, sekitar 75 persen peserta kegiatan merupakan warga Kota Tangerang. Meski demikian, kesempatan melamar tetap terbuka bagi pencari kerja dari luar daerah yang memenuhi persyaratan perusahaan.

Sachrudin berharap perusahaan memberikan perhatian kepada pencari kerja dari wilayah sekitar, sepanjang mereka memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Ia menilai hubungan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat perlu dibangun secara timbal balik.

Perusahaan membutuhkan lingkungan usaha yang aman dan nyaman, sedangkan masyarakat membutuhkan kesempatan kerja serta kontribusi nyata dari dunia usaha.

“Kalau memang masih mempunyai kompetensi yang layak, saya pikir tenaga kerja dari wilayah terdekat perlu diberikan kesempatan,” katanya.

3.880 Pelamar Dipanggil Seleksi

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa dari sekitar 7.900 lamaran yang tercatat, sebanyak 3.880 pelamar dipanggil untuk mengikuti tahapan seleksi karena memenuhi persyaratan awal.

Menurut Ujang, tidak semua pelamar dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Sebagian lamaran belum memenuhi persyaratan administrasi atau tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan untuk jabatan tertentu.

“Kalau lamarannya belum dipanggil, biasanya ada persyaratan administrasi yang belum terpenuhi atau lowongan tersebut tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki,” jelasnya.

Ia menegaskan, seleksi dilakukan berdasarkan persyaratan dan kebutuhan masing-masing perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pelamar dapat mengikuti proses secara langsung dan mengetahui perkembangan status lamaran mereka.

Ujang juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam rekrutmen. Pemerintah ingin memastikan proses seleksi dapat dipantau oleh peserta sehingga kesempatan memperoleh pekerjaan ditentukan oleh kesesuaian persyaratan dan kompetensi, bukan faktor di luar ketentuan.

“Silakan teman-teman bisa dicek bahwasanya tidak ada ordal-ordal begitu. Mereka mudah-mudahan bisa melihat langsung prosesnya,” ujar Ujang.

Salah satu perusahaan peserta, Indomaret, bahkan telah menyelesaikan tes dan menetapkan hasil penerimaan pelamar dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Buka Kesempatan bagi Penyandang Disabilitas

Selain memperluas akses kerja, Disnaker Kota Tangerang juga mendorong pelaksanaan rekrutmen yang lebih inklusif. Dalam kegiatan ini, Alfamart menyediakan lowongan bagi penyandang disabilitas, khususnya tunarungu.

Namun, jumlah pelamar dari kelompok tersebut masih terbatas. Berdasarkan data yang disampaikan Ujang, baru empat orang yang melamar dan dipanggil untuk mengikuti seleksi.

Pemerintah berharap kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dapat terus diperluas, sekaligus mendorong semakin banyak pencari kerja memperoleh informasi mengenai lowongan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, Ujang menyebut rata-rata pelamar yang diterima melalui berbagai kegiatan rekrutmen yang difasilitasi Disnaker Kota Tangerang berkisar 25 persen. Tingkat penerimaan tersebut dipengaruhi kesesuaian kompetensi, pendidikan, dan kualifikasi pelamar dengan kebutuhan perusahaan.

“Kompetensi dan latar belakang pendidikan harus sesuai dengan lowongan pekerjaan yang disediakan masing-masing perusahaan,” ujarnya.

SIOR Permudah Pemantauan Lamaran

Untuk meningkatkan transparansi dan memudahkan pencari kerja memperoleh informasi, Disnaker Kota Tangerang memperkenalkan Sistem Informasi Open Recruitment (SIOR). Sistem ini memungkinkan pelamar memantau status lamaran, mulai dari dipanggil, ditolak, hingga diterima melalui dasbor informasi secara waktu nyata atau real-time.

Ujang menjelaskan, SIOR dapat diakses melalui aplikasi Jakarta Life pada fitur Cakap Kerja. Kehadiran sistem tersebut diharapkan membantu pencari kerja mengetahui perkembangan lamaran tanpa harus mencari informasi secara terpisah kepada perusahaan.

Selain SIOR, Disnaker Kota Tangerang berencana meluncurkan Pojok Lowongan Kerja (JOKER) pada 23 Oktober 2026. Berbeda dengan job fair yang selama ini diselenggarakan setiap bulan, JOKER dirancang sebagai layanan informasi lowongan kerja yang dibuka setiap Jumat.

Melalui layanan tersebut, pencari kerja dapat mendatangi lokasi layanan dan memindai kode batang atau barcode untuk mendapatkan informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan yang membuka lowongan.

Ujang mengatakan, upaya memperluas kesempatan kerja tidak hanya dilakukan melalui kegiatan rekrutmen. Disnaker juga memfasilitasi pelatihan kewirausahaan, pelatihan berbasis kompetensi, kerja sama rekrutmen antara sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perusahaan, serta pelatihan kerja langsung di tempat kerja atau on-the-job training.

Secara kumulatif, jumlah tenaga kerja yang terserap melalui berbagai kegiatan dan program ketenagakerjaan yang difasilitasi Disnaker Kota Tangerang mendekati 80.000 orang. Ujang menegaskan, angka tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah program ketenagakerjaan, bukan hanya hasil pelaksanaan job fair.

Melalui Gebyar Rekrutmen Kerja, pengembangan sistem informasi, dan kerja sama dengan dunia usaha, Pemkot Tangerang berupaya memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan. Keberhasilan upaya tersebut tetap bergantung pada kesesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan serta efektivitas proses seleksi dan penempatan tenaga kerja.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *