MATARAM – Mengimplementasikan Program Prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”, Wakapolda Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol Hari Nugroho S.I.K turun langsung ke jalan untuk memimpin dan melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi pada Senin (02/11/2026) pukul 06.30 WITA berlokasi di titik padat Bundaran Jempong, Kota Mataram.
Kehadiran pimpinan tinggi Polda NTB di tengah persimpangan jalan pada jam rawan mobilitas pagi ini merupakan bentuk pelayanan nyata kepolisian guna memberikan kenyamanan, keamanan, serta mengurai titik-titik potensi kemacetan saat warga mulai beraktivitas menuju tempat kerja dan sekolah.
Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda NTB Kombespol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan pengaturan pagi oleh unsur pimpinan dan jajaran merupakan komitmen Polda NTB dalam menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, serta selalu ada di tengah-tengah warga.
“Kehadiran jajaran Polda NTB, termasuk Bapak Wakapolda di jalan raya sejak pukul 06.30 WITA, merupakan wujud pelayanan langsung Polri kepada masyarakat. Bundaran Jempong merupakan salah satu gerbang utama masuk Kota Mataram dengan intensitas kendaraan yang tinggi di pagi hari, sehingga kehadiran anggota di lapangan sangat krusial untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kabid Humas Polda NTB.
Kabid Humas menambahkan bahwa melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”, Polda NTB ingin membangun sinergi dan kedekatan emosional dengan warga. Polisi tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan, pelindung, serta pengayom masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Selain mengatur arus lalu lintas, petugas di lapangan juga memberikan edukasi secara humanis kepada pengendara untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm standar SNI, mengutamakan keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.
Polda NTB mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum di jalan raya serta mendukung terciptanya kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di wilayah Nusa Tenggara Barat. (red)















